Kamaruddin Datangi BPKP Jawa Tengah, Persoalkan Penghitungan Kerugian Negara Kasus Kredit ke PT CGP

Kamaruddin Simanjuntak meminta BPKP menghentikan penghitungan kerugian negara atas dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri dan BRI Agroniaga Cabang Semarang kepada PT Citra Guna Perkasa pada 2016 lalu.

M. Raihan Sha
Selasa, 22 November 2022 | 15:20 WIB
Kamaruddin Datangi BPKP Jawa Tengah, Persoalkan Penghitungan Kerugian Negara Kasus Kredit ke PT CGP
Kamaruddin Datangi BPKP Jawa Tengah, Persoalkan Penghitungan Kerugian Negara Kasus Kredit ke PT CGP

SUARA SEMARANG - Pengacara kondang, Kamaruddin Simanjuntak, bersama timnya mendatangi Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah, Selasa (22/11/2022).

Kedatangannya tersebut untuk meminta BPKP menghentikan penghitungan kerugian negara atas dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri dan BRI Agroniaga Cabang Semarang kepada PT Citra Guna Perkasa pada 2016 lalu.

Kamaruddin dan timnya diterima Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi 1, Sudiyatmoko, dan Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi 2, Jumanto, di ruang kerja Kepala BPKP Perwakilan Jawa Tengah.

Kamaruddin mengatakan, saat ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah sedang melakukan penanganan kasus tersebut dan menetapkan kliennya sebagai tersangka. Padahal, belum ada penghitungan kerugian negara yang dilakukan instansi berwenang, yaitu BPKP maupun BPK.

Baca Juga:Denise Chariesta Tuding Istri RD Juga Selingkuh Sebut Dapatkan Informasi Dari Kak Bulan

"Karena itu kami datang untuk meminta agar BPKP Jawa Tengah menghentikan penghitungan kerugian, jika saat ini sedang dilakukan penghitungan, atas pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri dan BRI Agroniaga ke PT Citra Guna Perkasa," kata Kamaruddin.

Menurutnya, sangat aneh dan terkesan dipaksakan penanganan perkara tersebut oleh Kejati Jawa Tengah. Alasannya, kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka padahal belum jelas dan belum ada kerugian negara.

Di samping itu, lanjutnya, kliennya hanya berlaku sebagai penjamin atau avalis dalam pemberian kredit tersebut ke PT CGP. Sehingga sangat aneh jika seorang penjamin kredit kemudian dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi.

"Klien saya ini juga korban. Sebagai penjamin, asetnya disita dan belum mendapatkan ganti rugi aset sejumlah bidang tanah dan bangunan yang dijadikan agunan di bank tersebut," jelasnya.

Menurutnya, jika seorang penjamin kredit kemudian dijerat dengan Pasal Tipikor, maka dikhawatirkan akan mengganggu iklim investasi di Indonesia nantinya. Pasalnya, pihak bank akan trauma menyalurkan fasilitas kreditnya dan investor takut mengambil kredit dari bank, khususnya bank BUMN.

Baca Juga:FIFA Minta Maaf ke Jurnalis Amerika yang Dilarang Masuk Stadion Piala Dunia Gegara Pakai Baju Pelangi

Di samping itu, masih kata Kamaruddin, telah ada putusan pengadilan yang menyatakan pemberian kredit tersebut masuk ke ranah keperdataan yaitu dengan diputusnya pailit PT CGP. Sehingga semua pembayaran dan pelunasan hutang ditangani oleh kurator.

"Ada keputusan pengadilan yang sudah Inkracht yaitu pemberian kredit itu masuk perdata. Kemudian juga disebutkan dalam putusan, membebaskan penjamin dari segala tuntutan hukum baik perdata maupun pidana," terangnya.

Oleh karena itu, menurutnya, penetapan kliennya sebagai tersangka oleh Kejati Jawa Tengah adalah bentuk kriminalisasi karena pihak yang lepas dari tuntutan hukum masih dipaksakan menjadi tersangka.

"Karena itu, kami minta BPKP menghentikan penghitungan kerugian negara agar tidak bertentangan dengan putusan pengadilan yang sudah ada. Terlebih, saat ini juga masih berjalan gugatan Lain-lain dengan tergugatnya yaitu kurator, Kejati Jawa Tengah, BPK, BPKP dan lainnya," pintanya.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi 2, Jumanto menyampaikan, BPKP Jawa Tengah saat ini memang sedang melakukan penghitungan kerugian negara, sesuai permintaan dari Kejati Jawa Tengah.

Hanya saja, kata Jumanto, BPKP Jawa Tengah sebagai institusi pemerintah, hanya memberikan supporting atau dukungan k3pada institusi yang lain, dalam hal ini Kejati Jawa Tengah.

"Hasil dari ini akan kami pelajari dulu. Harapannya tentu hasil yang baik. Proses hukum sudah berjalan, kita nunggu putusan hakim nantinya bagaimana," katanya

News

Terkini

Kata Lestari Moerdijat salah satu kreativitas usaha UMKM yang bisa jadi solusi dalam menghadapi resesi ada diantaranya usaha komoditi kopi.

Semarang Raya | 13:54 WIB

kode promo Gojek yang aktif di bulan Desember 2022 hingga Januari 2023, dapatkan cashback, potongan harga hingga diskon 90 persen untuk layanan GoFood, Goride, GoCar, GoSend dan GoPay

Lifestyle | 12:20 WIB

Berikut kunci jawaban soal post test Topik Asesmen SD SMP SMA Modul 1 Memahami Asesmen Platform Merdeka Mengajar (PMM).

News | 11:04 WIB

Keberadaan Alie Sesay disorot pendukung PSIS Semarang jelang lawan Borneo FC

Olahraga | 08:51 WIB

Jonathan Cantillana menuliskan dalam instagramnya bahwa dia akan meninggalkan PSIS Semarang setelah lima pertandingan di BRI Liga 1

Olahraga | 07:47 WIB

Berikut peringkat rangking FIFA untuk Maroko beserta tujuh tim lainnya seperti Brazil, Argentina, Belanda, Prancis, Portugal, Inggris, dan Kroasia lolos perempat final Piala Dunia.

Olahraga | 07:36 WIB

Jadwal siaran langsung BRI Liga 1 hari ini Kamis 8 Desember PSS Sleman vs Madura United, PSM Makassar vs Persita dan Bali United vs Bhayangkara FC di Indosiar dan Vidio

Olahraga | 07:19 WIB

Nantikan laga seru di jadwal perempat final Piala Dunia Qatar yang sudah ditentukan biding pertandingan pada 9-11 Desember 2022.

Olahraga | 07:07 WIB

Ini kronologi Diego Michiels pukul Michael Krmencik rupanya diawali dengan aksi saling lempar ludah terlebih dahulu

Olahraga | 23:34 WIB

Simak selengkapnya disini 5 weton apa saja yang kutukannya bisa menjadi kenyataan, kerap jadi kenyataan setiap kata-kata yang mereka ucap.

Lifestyle | 20:47 WIB

"Korban diajak masuk kamar dan terjadilah peristiwa pencabulan."

Metropolitan | 14:53 WIB

Api pertama kali muncul di lantai 5 gedung Sentra Mulia Kantor Ditjen Imigrasi Kemenkumham

Metropolitan | 14:34 WIB

Iwan yang merupakan hansip untuk wilayah RT 02/06 Kelurahan Kreo, Kota Tangerang diserang begal ketika mengitari kampung.

Metropolitan | 12:03 WIB

"Kucing-kucingan itu. Sudah diusir, nongol lagi. Kita sebelumnya sudah lakukan penindakan," jelas Aji.

Metropolitan | 11:57 WIB

Ketiga remaja itu bahkan disabet menggunakan benda seperti sabuk usai tertangkap melakukan aksi pembegalan.

Metropolitan | 11:44 WIB

Ruben Onsu sampai dinasihati Betrand Peto.

Gosip | 15:51 WIB

Nabilah Ayu berbagi cerita mengenai cobaan yang dialami saat memutuskan berhijab.

Gosip | 15:37 WIB

Ayah Marsha Aruan, Maruli Asi Budi Aruan meninggal dunia pada 7 Desember 2022 sekira pukul 19.45 WIB akibat serangan jantung.

Gosip | 15:18 WIB

Tissa Biani sempat menunjukkan dukungannya terhadap RKUHP melalui postingan Instagram, tapi tiba-tiba dihapus setelah mendapat kritik.

Gosip | 15:16 WIB

Ibunda Chelsea Islan, Samantha Barbara, berterima kasih kepada segala pihak yang telah membantunya maupun sang putri mewujudkan pernikahan impian ini.

Gosip | 15:02 WIB
Tampilkan lebih banyak