Geger Gugatan RUPS LB PT Sinar Dunia, Komisi Yudisial Jateng Siap Pantau Persidangan

Ketua Penghubung KY Wilayah Jateng Farhan menyatakan pihaknya masih bisa melakukan pemantauan persidangan sebab sidang gugatan RUPS LB PT Sinar Dunia masih berjalan di PN Semarang.

Aam Winata Mail
Jum'at, 03 Maret 2023 | 22:03 WIB
Geger Gugatan RUPS LB PT Sinar Dunia, Komisi Yudisial Jateng Siap Pantau Persidangan
Komisi Yudisial Jateng Siap Pantau Persidangan Gugatan RUPS LB PT Sinar Dunia. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Komisi Yudisial (KY) RI Penghubung Wilayah Jateng menyatakan siap melakukan pantauan persidangan perkara gugatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT Sinar Dunia disidang Pengadilan Negeri (PN) Semarang. 

Muhammad Farhan selaku Ketua Penghubung Komisi Yudisial (KY) Jawa Tengah mengakui jika kuasa hukum Dirut PT Sinar Dunia hasil RUPS LB tanggal 17 November 2022, telah melayangkan permohonan pemantauan hakim yang memimpin persidangan tersebut.

Ia mengatakan bahwa permohonan tersebut disampaikan ke meja Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jateng pada Senin 27 Februari 2023 kemarin. 

"Yang bersangkutan mengajukan permohonan pemantauan hakim yang memimpin sidang gugatan terhadap RUPS LB PT Sidu tersebut hari Senin kemarin," kata Farhan kepada awak media di Semarang, Jumat 3 Maret 2023 .

Baca Juga:BKBHM FH Unissula Beri Pendampingan Hukum pada Pemerintah Desa Sengi Magelang, Buntut Gugatan Kadus Gowok Sabrang

Farhan menyatakan pihaknya masih bisa melakukan pemantauan persidangan sebab sidang masih berjalan. 

"Karena persidangan masih berjalan, maka KY dapat melakukan pemantauan persidangan dan telah memenuhi persyaratan formil dan materilnya," ujarnya. 

"Intinya itu mas, jadi karena proses sidang masih berjalan mereka meminta KY agar dapat memantau sidang tersebut," tandasnya. 

Terkait dengan putusan sela yang memutuskan menganggap RUPS LB PT Sinar Dunia tidak ada, KY masih tetap bisa melakukan pemantauan. Hal ini dikarenakan putusan pengadilan belum incracht. 

"Kalau terkait hakim, yang pertama ini kan kemarin ada laporan sudah memberikan putusan sela. Hanya saja karena ini masih proses, artinya belum incracht makanya KY masih dapat melakukan pemantauan persidangan," tandasnya. 

Baca Juga:Penetapan Tersangka Agus Hartono Tidak Sah, Kamaruddin Desak Jaksa Agung Tindak Tegas Oknum Jaksa Nakal

Walaupun begitu, Farhan menjelaskan bahwa KY tidak bisa memutuskan ada pelanggaran hakim atau tidak karena sidang belum selesai. 

"Namun apakah ada dugaan pelanggaran atau tidak ya kita belum bisa menyimpulkan karena KY belum menyelesaikan pemantauan tersebut," tandasnya. 

Sementara itu, Wong Chin Moi selaku pemohon atau pengadu mengatakan permohonan pemantauan ini disebabkan Putusan Sela Provisionil Pengadilan Negeri Semarang Nomor : 527/ Pdt.G /2022/PN.SMG tanggal 02 Februari 2023 menimbulkan kontroversi diantara para pemegang saham PT Sinar Dunia. 

Wong Chin Moi sendiri adalah salah seorang pemegang saham mayoritas di PT Sinar Dunia. 

Wong Chin Moi mengatakan penyebab aduannya ke KY berawal dari Tony Damitrias salah seorang pemegang saham PT Sinar Dunia melalui Kuasa Hukumnya melayangkan Gugatan Perdata ke Pengadilan Negeri Semarang yang ditujukan kepada dirinya dan seorang pemegang saham lain, Lie Irawan Damitrias dengan register perkara Nomor : 527/ Pdt.G /2022/PN.SMG.

"Tuntutan Provisi dari Pak Tony direspon oleh Hakim yang memutuskan RUPSLB tanggal 17 November 2022 tidak berkekuatan hukum dan tidak mengikat," ujar Wong menjelaskan kronologi. 

Dalam putusan tersebut, Wong Chin Moi mengatakan hakim memerintahkan tergugat satu dan tergugat dua (Wong dan Lie Irawan) tidak melakukan tindakan hukum apapun atas kepentingan perusahan PT Sinar Dunia tanpa seijin dan sepengetahuan penggugat (Tony Damitrias).

Perintah hakim tersebut termasuk tidak boleh melakukan tindakan pendaftaran merek, pendaftaran ulang merek atas semua merek perusahan maupun Hak Cipta Sinar Dunia yang dilakukan direksi hasil RUPS LB tanggal 17 November 2022 selama masa sengketa Persidangan Perkara aquo yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap. 

"Putusan sela provisionil hakim tersebut ternyata diluar tuntutan Pak Tony Damitrias yang dapat dibaca dengan jelas redaksi kalimat tuntutan provisi berbeda jauh dengan kalimat putusan provisi," ujar Wong.

"Kalimat tuntutan provisi menghukum untuk tidak melakukan pelaksanaan RUPS LB. Sedangkan kalimat Putusan Sela Provisi Menyatakan RUPSLB tidak berkekuatan hukum dan tidak mengikat, disertai memberi putusan pula Memerintahkan Wong Chin Moy dan Lie Irwan Damitrias tidak melakukan tindakan pendaftaran termasuk pendaftaran ulang dengan pengertian melarang mendaftarkan dan memperpanjang Merek dan Hak Cipta, yang sangat jelas tidak dimohonkan Pak Tony Damitrias didalam tuntutan provionilnya," beber Wong.

Dalam gugatan Toni Damitrias dengan register perkara Nomor : 527/ Pdt.G /2022/PN.SMG itu sendiri menuntut dalam provisinya hanya satu kalimat yaitu, “Menghukum Para Tergugat dan/atau Para Pemegang Saham PT Sinar Dunia untuk tidak melakukan Pelaksanaan RUPSLB PT. Sinar Dunia hingga putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap”.

Semarang Raya

Terkini

Belajar dari tersebarnya video viral Nesya, Syakirah Hingga yang Terbaru Video Rebecca, Temukan langkah-langkah praktis untuk melindungi data pribadi di smartphone dari penyebaran video viral dan kebocoran informasi pribadi.

Lifestyle | 23:54 WIB

Yoyok Sukawi memberikan keterangan atau klarifikasi perihal PSIS atau PT Mahesa Jenar terkait tidak perpanjang kontrak pengelola Stadion Citarum karena dipersulit.

Olahraga | 22:45 WIB

Yoyok Sukawi sangkal PSIS Semarang tidak merawat Stadion Citarum selama tiga tahun, perbaikan sudah sesuai standar PSSI dan lolos untuk pertandingan Liga 1.

Olahraga | 22:13 WIB

Shin Tae Yong mengaku kesulitan memantau para pemain yang dibutuhkan agar bisa mempersiapkan secara dini untuk lawan Argentina seban klub tak ijinkan pemain gabung ke TC Timnas Indoenesia.

Olahraga | 21:47 WIB

Yoyok Sukawi berikan klarifikasi permasalahan Stadion Citarum Semarang, bahwa PSIS dianggap tidak menginginkan perpanjang kontrak, namun fakta pihaknya tak pernah menerima surat perpanjang dari Pemkot Semarang.

Olahraga | 21:25 WIB

Konflik Inara Rusli dengan keluarga Virgoun semakin panas dan nampaknya belum juga usai, bahkan terhembus isu Inara Rusli diminta oleh keluarga Virgoun untuk jangan sok suci viral di TikTok.

Lifestyle | 20:46 WIB

Pembangunan pipa transmisi gas bumi CISEM Tahap I ruas Semarang-Batang sepanjang 60 KM berdiameter 20 inchi direncanakan rampung Agustus tahun 2023 oleh PGN.

News | 20:31 WIB

Take Two sendiri saat ini telah menempati favorit nomor satu di iTune dalam waktu 1 jam 10 menit sejak dirilis

Lifestyle | 17:01 WIB

Keputusan Erick Thohir belum juga ditaati oleh pemain dan klub sehingga membuat Shin Tae Yong mencak-mencak.

Olahraga | 16:07 WIB

Ketua Umum PSSI Erick Thohir beri kabar baik atas kunjungannya ke Jerman, Bundes Liga bakal kawal kompetisi Liga Indonesia

News | 15:26 WIB

Dua tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang atau TPPO ditangkap di tempat terpisah.

Metropolitan | 21:59 WIB

Kongres pertama Majelis Amanah Persatuan Kaum Betaw atau MAPKB ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono secara virtual.

Metropolitan | 21:13 WIB

Polda Metro Jaya telah menetapkan kakak beradik kembar Rihana dan Rihani sebagai tersangka dalam kasus penipuan modus iPhone murah.

Metropolitan | 20:21 WIB

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail mengatakan, pihaknya berwenang mendengar keterangan soal dugaan tersebut karena Ancol merupakan mitra Komisi B yang mengawasi BUMD.

Metropolitan | 19:27 WIB

Seorang pengamen berinisial D (23) ditusuk hingga tewas oleh seorang prajurit TNI.

Metropolitan | 16:00 WIB

Party jadi salah satu penyeimbang hidup Erika Carlina.

Gosip | 22:05 WIB

Niktia Mirzani menganggap putrinya, Lolly sudah akil baligh.

Gosip | 21:33 WIB

Jennifer Dunn diduga melakukan diet dengan cara mengecilkan volume dan ukuran lambung.

Gosip | 21:18 WIB

Inara Rusli mengaku sudah terjun ke dunia entertainment sejak usianya masih 11 tahun.

Gosip | 20:45 WIB

Nikita Mirzani diduga curhat saat menyanyikan lagu "Sial" milik Mahalini.

Gosip | 20:30 WIB
Tampilkan lebih banyak